Pengacara Sebut Pemeran Video Vina Garut Korban, Lalu Polisi Menjawab

MediaTribrata – Polres Garut menegaskan, wanita berisinial V (19), salah satu tersangka kasus video syur bertajuk Vina Garut bukanlah korban. Keterangan itu sekaligus menjawab anggapan dari penasihat hukum V, Budi Rahadian.

Sebelumnya, Budi menyebut bahwa kliennya sebagai korban. Alasan tersebut berdasarkan kesaksian V yang terpaksa melakukan adegan hubungan badan dengan sejumlah pria lantaran diancam mantan suami berinisial A (31).

Maradona menjelaskan, jeratan pasal yang menghantui V adalah Pasal 34 juncto Pasal 8 Undang-Undang 44 Nomor 2008 tentang Pornografi.”Jadi hingga saat ini, dia bukan korban,” ucap dia.

Diketahui, penasihat hukum V, Budi Rahadian menyakini kliennya sebagai korban. Budi mengatakan berdasarkan informasi dari V, ada unsur paksaan yang dilakukan oleh A agar melayani sejumlah lelaki.

Budi mengungkapkan, V mulai dipaksa oleh A melakukan hubungan badan dengan sejumlah lelaki sejak tahun 2017, atau saat usianya 17 tahun. Aksi tersebut kemudian berlangsung hingga tahun 2018. Atas hal tersebut, pihaknya akan terus melakukan pendalaman mengingat bahwa V hanya korban. “Oleh karena itu juga kami kemudian mengajukan penangguhan penahanan di samping persoalan kondisi kesehatannya,” lanjutnya.