KPK Mencoba Dorong Keterlibatan Masyarakat Dalam Mencegah Korupsi Yang Terjadi

MediaTribrata – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong keterlibatan masyarakat untuk mencegah terjadinya kasus korupsi dengan meningkatkan kesadaran tentang antikorupsi dan segera melaporkan kepada KPK apabila mengetahui terjadinya korupsi.

Diskusi menghadirkan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono, pemerhati Clean Government yang juga Programme Officer Migrant Care Bambang Teguh Karyanto dan penyuluh antikorupsi Jember Muhammad Zainuri

Pada kesempatan itu KPK mengatakan ingin mengajak masyarakat sipil untuk tidak melakukan korupsi yang dimulai dengan hal-hal yang kecil.

“Bagi KPK lebih baik melakukan pencegahan korupsi, daripada melakukan penindakan,” kata Giri Suprapdiono seperti dikutip Antara.

Menurut dia, banyak para  pejabat negara yang melakukan korupsi, meskipun sudah memiliki penghasilan yang cukup tinggi. Kadang tahu bahwa yang dilakukannya adalah melanggar hukum seperti kasus gratifikasi yang menimpa mantan Kepala SKK Migas.

Seorang kepala daerah juga bisa melakukan korupsi melalui beberapa hal di antaranya mutasi pegawai, pengadaan barang dan jasa, serta penerbitan perizinan.

Ia mencoba menjelaskan kepada masyarakat bisa mendorong pemerintah daerah untuk melakukan transparansi karena dengan tata kelola pemerintahan yang transparan akan mengurangi potensi korupsi di daerah.

Sedangkan Bambang Teguh Karyanto mengatakan masyarakat harus mendorong pemerintah untuk membuka ruang partisipasi publik dan transparan sehingga masyarakat bisa dilibatkan dan berkontribusi dalam persoalan tersebut. “Agar pemberantasan korupsi efektif, diperlukan pemberian ruang yang seluas-luasnya bagi partisipasi publik sebagai kontrol atau pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dalam pengelolaan dana publik,” Jelasnya