Kepolisian Tetapkan 68 Tersangka Rusuh Papua

MediaTribrata – Kepolisian menetapkan 68 tersangka yang terlibat peristiwa unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Sampai saat ini, kepolisian juga menetapkan 48 tersangka di Papua dan 20 tersangka di Papua Barat. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyatakan penambahan tersangka hinggat saat ini hanya terjadi di Papua. Dengan rincian daerah Jayapura sebanyak 28 tersangka, Timika 10 tersangka dan Deiyai 10 tersangka. 

“Papua Barat masih tetap (jumlah tersangka),” katanya.

Rincian jumlah tersangka di Papua Barat antara lain Manokwari delapan tersangka, Sorong tujuh tersangka, dan Fakfak lima tersangka. 

“Jadi untuk wilayah Papua yang ditetapkan tersangka 48 tersangka, dengan Papua Barat sampai hari ini 20 tersangka,” jelasnya.

Dedi mengungkapkan bahwa pihak kepolisian hingga saat ini masih mendalami peran dan keterlibatan 10 tersangka di daerah Deiyai. “Masih didalami dan dikembangkan peran masing-masing pelaku,” ucapnya. 

Menurut Dedi, sebagian besar tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP, 156 KUHP, Pasal 365 KUHP, dan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951.

Aksi unjuk rasa ini berujung kerusuhan di Papua dan menyebabkan sejumlah kerusakan fasilitas-fasilitas umum. Pemerintah juga mengungkapkan kondisi di daerah Papua dan Papua Barat kini mulai berangsur kondusif.