Hongkong Cabut Sepenuhnya RUU yang Memungkinkan Ekstradisi ke Tiongkok

MediaTribrata – Pemimpin Hong Kong Carrie Lam secara resmi telah mencabut sepenuhnya rancangan undang-undang (RUU) yang memungkinkan ekstradisi ke Tiongkok. Pencabutan RUU ini sekaligus sebagai satu dari lima tuntutan utama demonstran Hong Kong.

Langkah pencabutan ini diambil setelah dilakukan pertemuan dengan para politisi pro-pembentukan termasuk anggota parlemen setempat dan perwakilan kota untuk badan legislatif nasional. Lam juga menjanjikan studi independen atas kinerja pemerintah dan juga memastikan kembali komitmennya untuk melakukan evaluasi terhadap tindakan pemerintah.

Sedangakan empat tuntutan demonstran lainnya, Lam menolak untuk memenuhi tuntutan tersebut. Seperti demokrasi lebih luas untuk kota itu dan komisi independen atas tindakan kepolisian, menyebut bahwa semua penyelidikan akan dilakukan oleh Dewan Independen Pengaduan Polisi (IPCC) yang sudah ada sebelumnya.

“Insiden selama dua bulan terakhir ini mengejutkan dan membuat sedih warga Hong Kong. Kita semua sangat cemas tentang Hong Kong, rumah kita. Kita semua berharap menemukan jalan keluar atas kebuntuan saat ini dan saat-saat meresahkan,” ujarnya.

Lam juga mengungkapkan kerusuhan sosial yang sudah berjalan lebih dari dua bulan ini jelas menunjukkan ketidakpuasan jauh diataas melampaui RUU tersebut. “Kita harus menemukan cara untuk mengatasi ketidakpuasan dalam masyarakat dan mencari solusi,” paparnya singkat.