Penasihat dan 1000 Karyawan KPK Tolak Kehadiran Capim KPK

MediaTribrata – Penasihat dan 1.000 karyawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak kehadiran calon pimpinan (capim) KPK. Dan mereka harus siap angkat kaki dari lembaga antirasuah itu.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai, sikap 1.000 karyawan dan oknum penasihat KPK terebut tidaklah etis. Mereka seakan menjadikan KPK seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM).

“Mereka semau gue berdemonstrasi dan menolak calon pimpinannya. Padahal lembaga itu adalah institusi yang dibiayai negara dan sangat terikat dengan ketentuan kepegawaian. Tindakan itu sangat tidak etis,” jelasnya.

IPW menilai, banyak kebobrokan di badan KPK yang tidak terkontrol sehingga lembaga antirasuah tersebut bertindak seenaknya sendiri. “Contohnya ada tersangka bertahun-tahun tanpa kepastian hukum,” ujarnya.