Salah Satu Bank Pemerintah Rugi Akibat Perbuatan Komplotan ini

MediaTribrata –  YA dan RF mengakali sebuah aplikasi e commerce selama satu hari. Kejahatan yang dilakukan jaringan itu pun berhasil membuat salah satu bank pemerintah merugi Rp16 Miliar.

Kanit 1 Subdit 1 Ditsiber Bareskrim Polri, Kompol Ronald Sipayung memaparkan, salah satu bank pemerintah melihat adanya anomali transaksi pada 3 Desember 2018. Pada hari ini ada transaksi dalam rekening bersama yang dilakukan melalui aplikasi e commerce.

“Modusnya adalah proses transaksi tersebut berhasil tetapi saldo dari pelaku tidak berkurang malah yang berkurang itu adalah saldo dari rekening bank pemerintah sebagai virtual account yang bekerjasama dengan aplikasi dengan e commerce tersebut,” ucap Ronald.

Tetapi, saldo yang ada di akun pelaku tidak terpotong karena manipulasi proses tersebut gagal. Namun, rekening virtual account yang bekerja sama dengan aplikasi e-commerce tersebut wajib membayar.

Kedua tersangka merupakan bagian dari jaringan yang berasal dari Ogan Hilir, Palembang. Ia menyebut, ada dua lagi yang masih masuk ke dalam Daftar Pencarian.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membeberkan pelaku memanfaatkan aplikasi KUDO. “Nama Aplikasinya KUDO,” tambahannya.