UNRAM Berharap Agar Terbuka Atas Proses Penanganan Zainal Abidin

MediaTribrata – Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Negeri Mataram berharap polisi terbuka dengan penanganan kasus kematian Zaenal Abidin yang berkelahi dengan salah satu oknum polisi.

“Yang pertama, kami berharap kepolisian terbuka menyampaikan fakta yang sebenarnya terjadi, oleh para pelaku kalau memang ditemukan ada dalam peroses kasusnya Zaenal,” kata Joko Jumadi, selaku penasehat hukum di BKBH Fakultas Hukum Unram.

Salah satu bukti kuat dengan pemberian tali asih kepada keluarga dan tanda tangan serta surat pernyataan.

“Kuat dugaan dari kami ada kesalahan SOP, kenapa ini teman-teman kepolisian pasti sudah tahu, kalau tidak ada kesalahan, tidak mungkinlah ada tali asih,” ujarnya.

BKBH Unram berharap agar kasus ini dilakukan pemeriksaan untuk penegakan hukum dan etik oleh Mabes Polri, Kompolnas dan Komnas HAM.