Abu Razak Pimpinan Kelompok Kriminal Aceh Tewas Saat Adu Tembak Dengan Polisi

Mediatribrata – Pimpinan kelompok kriminal bersenjata di Aceh, Tun Sri Muhammad Azrul Mukminin Al-kahar Alias Abu Razak Bin Muda Abdul Muthali bertekad mendirikan Kerajaan Islam Aceh Darussalam. Abu Razak tewas dalam kontak tembak dengan polisi di Pidie Jaya.

“Mereka bertujuan mendirikan Kerajaan Islam Aceh Darussalam (KIAD). Beberapa waktu lalu, mereka sempat muncul mendeklarasikan diri di dalam sebuah video yang beredar di media sosial,” kata Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan.

Abu Razak tewas bersama dua anggotanya saat kontak tembak di kawasan Trienggadeng, Pidie Jaya. Setelah kontak tembak, polisi melakukan penggeledahan di dalam mobil yang ditumpangi Abu Razak.

Dua tahun buron, Razak kembali muncul sebagai pimpinan kelompok kriminal bersenjata. Dia dan anggota kelompoknya diketahui menculik seorang warga Bireuen bernama Baital. Korban disekap di kawasan Bukit Cerana Desa Ie Rhob Timu Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Abu Razak juga pernah bergabung dengan KKB pimpinan Nurdin bin Ismail Amat alias Din Minimi. Kelompok ini diketahui pernah membunuh dua intel Kodim 0103 Aceh Utara yaitu Sertu Indra dan Serda Hendri pada Maret 2015.