Polisi Tetapkan Veronika Koman Berada Dalam DPO Tingkat Internasional

MediaTribrata – Kepolisian Jawa Timur telah menetapkan tersangka provokasi dan penyebaran informasi palsu kerusuhan di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Veronika Koman, sebagai buronan.

Nama Veronica Koman resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepolisian juga telah mengeluarkan surat permintaan red notice kepada Interpol untuk tersangka Veronica Koman. Hubinter Polri dan Interpol sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Australia.

“Kemarin kami melakukan gelar perkara di Bareskrim bersama Hubinter bahwa kami sudah mengeluarkan DPO yang nanti akan kami tunjukkan,” kata Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Luki Hermawan jumat lalu.

Veronica Koman dalam pernyataan tertulisnya menyatakan penetapan tersangka dirinya adalah upaya kriminalisasi dan pengalihan isu dari masalah pokok di Papua.

Bahkan, wanita 31 tahun itu menilai polisi telah menyalahgunakan wewenang.

“Kepolisian telah menyalahgunakan wewenangnya dan sudah sangat berlebihan dalam upayanya mengkriminalisasi saya, baik dalam caranya maupun dalam melebih-lebihkan fakta yang ada,” ujar Veronica Koman.