Wakil KPAI Menganggap Para Pelajar Terlibat Bentrok Dengan Aparat Akibat Seruan Media Sosial

MediaTribrata – Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Rita Pranawati menyebut, para pelajar yang terlibat bentrok dengan aparat di sekitar Gedung DPR/MPR RI, digerakkan oleh seruan di media sosial.

“Seruan medsos itu ternyata banyak mengerakkan anak SMK, dan ternyata KPAI juga mengungkap tidak hanya anak SMK, tapi ada juga anak usia SMP yang terlibat dalam aksi demonstrasi ini,” ujar Rita.

KPAI pun curiga ada pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menyebarkan seruan tersebut di media sosial sehingga disambut para pelajar.

Rita mendorong polisi menginvestigasi siapa pihak tersebut. Ia menilai, apabila benar ada pihak yang menjadi otak menggerakkan pelajar, maka hal itu dapat disebut eksploitasi anak.