Wakapolda Sumut Mengingatkan Hal Penting Agar Pelajar Menghindari Aksi Unjuk Rasa

MediaTribrata – Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengingatkan hal penting sesuai perkembangan situasi dan kondisi saat ini, pelajar hindari untuk ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa.

“Karena pelibatan dan penyalahgunaan anak, dalam kegiatan politik dilarang secara tegas oleh Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” kata Mardiaz, dalam pengarahannya di depan 1.300 pelajar SMA Negeri 1 Medan.

Pelibatan pelajar dalam aktivitas politik, menurut dia, akan membawa dampak negatif bagi pelajar.

“Dampak negatif tersebut disebabkan masih minimnya kemampuan pelajar dalam menyaring informasi,” ujar Mardiaz.

Waspada terhadap isu-isu intoleran yang menyesatkan, serta bijak dalam menggunakan media sosial dan senantiasa menjaga keutuhan dan kebhinnekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Usia adik-adik pelajar tidak luput dari pelaku tindak pidana, seperti narkoba, pergaulan bebas, curanmor, penyalahgunaan informasi teknologi (IT), kejahatan jalanan, dan pelanggaran lalu lintas,” ucap jenderal bintang satu itu.

Mardiaz menyebutkan, untuk menjaga situasi keamanan yang sudah ada di lingkungan sekolah, rajinlah belajar untuk masa depan yang cerah, serta hormati dan patuhi perintah guru.