Jasad Mangatas Seorang Manajer di PLN Akan Dibawa ke Medan Untuk Diautopsi

MediaTribrata – Jasad Mangatas Gultom, Manajer Bagian Jaringan PLN Nias hari akan diautopsi di Medan karena layanan autopsi di RSU Aceh Singkil belum tersedia.

Dijelaskan Waldeman, dilakukannya autopsi terhadap jasad adiknya karena adanya kecurigaan atau kejanggalan di balik kematian korban.

“Untuk memastikan apa penyebab kematian adik kami itu, makanya kami minta untuk dilakukan autopsi. Karena diperkirakan jasadnya masih sekitar lima hari di laut sebagaimana pengakuan nelayan yang menemukan. Sementara adik kami hilang sejak tanggal 2 Oktober 2019. Untuk menjawab kecurigaan itu, maka kami sepakat untuk dilakukan autopsi,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa jasad adiknya sedang dalam perjalanan menuju Medan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kabar ditemukannya jasad Mangatas Gultom setelah nelayan yang berada di kawasan Pulau Mangkir Besar, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, melihat ada jasad yang terapung di laut.

Korban Mangatas Gultom meninggalkan seorang istri boru Sinaga dan putri semata wayangnya yang baru berusia 6 bulan di Medan. Korban pindah tugas dari PLN Rantau Prapat ke PLN Nias terhitung awal Agustus 2019.