Kejati Sumut Melakukan Penahanan Terhadap Dua Tersangka Korupsi

MediaTribrata – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melakukan penahanan terhadap 2 tersangka korupsi peningkatan runway, taxiway dan apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara Lasondre, Nias Selatan. Keduanya dikirim ke Rutan Tanjung Gusta, menyusul 2 tersangka lain yang lebih dulu ditahan pada pekan lalu.

Kedua tersangka yang ditahan masing-masing: IAF dan IPR. IAF merupakan Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Kualanamu. Dia juga menjabat Ketua Pokja pada paket pengerjaan peningkatan PCN Runway, Taxiway dan Apron di UPBU Lasondre Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan. Sementara IPR adalah PNS Otoritas Banda Udara Wilayah II selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada pengerjaan proyek itu.

Tersangka IAF dan IPR ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Sumut. “Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap IPR dan IAF oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sumut, kedua tersangka kita tahan dan dititipkan di Rutan Tanjung Gusta selama 20 hari ke depan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian.

IAF dan IPR disangka telah melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999. Keduanya diduga telah melakukan atau turut seta melakukan tindak pidana korupsi pada pembangunan runway, taxiway dan apron di UPBU Lasondre yang ditengarai telah merugikan negara Rp 14.755.476.788.