Kapolri Jendral Tito Telah Menyatakan Mundur Dari Jabatan

Menkopolhukam Wiranto (tengah) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) menyampaikan keterangan usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait Papua dan Papua Barat di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/8/2019). Presiden menyampaikan arahan kepada aparat untuk melindungi harkat dan martabat rakyat Papua, segera memperbaiki sarana prasarana yang rusak, serta menindak tegas pelaku anarkisme dan rasialisme. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz.

MediaTribrata –  Jenderal Tito Karnavian menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kapolri. Presiden Joko Widodo pun telah mengirim surat pemberhentian Tito ke DPR siang tadi. Tito juga sudah mengirimkan surat pengunduran diri ke DPR.

Puan menambahkan, berdasarkan hasil keputusan rapat konsultasi pengganti Bamus antara pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi tanggal 22 Oktober 2019, sesuai dengan Surat Presiden No 51 tanggal 21 Oktober 2019 hal permintaan pemberhentian Kapolri sesuai dengan ketentuan ayat 1 dan 2 UU No 2 tahun 2002 tentang kepolisian RI menyatakan bahwa ayat 1 Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan DPR. Ayat 2 usul pengangkatan kapolri diajukan presiden kepada DPR beserta alasannya.

“Adapun alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya untuk itu kami mohon persetujuan dewan dapat disetujui,” kata Puan.

Tito kemarin dipanggil Presiden Jokowi ke Istana di tengah pemanggilan calon menteri. Nama Tito memang sudah lama santer bakal menjadi menteri Jokowi di periode kedua.