Pelaku Pembobol Kargo Banda Soetta Diamankan

Mediatribrata – Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta mengamankan pelaku pembobolan barang dari kargo bandara. Pelaku melakukan aksinya tersebut dengan cara mencuri kargo perusahaan jasa antar barang J&T Express yang dikirimkan menggunakan Cargo Garuda GA 188 dari Jakarta menuju Medan pada tanggal 19 Juli 2019.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian Rishadi menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari pihak J&T Express Medan menerangkan bahwa pihaknya kehilangan 1 buah paket yang berisi 4 unit telepon genggam.

“Pihak J&T mengirimkan 16 paket dari Jakarta ke Medan, namun yang diterima J&T Medan hanya 15 paket. Setelah ditelusuri, ternyata 1 paket hilang di Bandara Kualanamu,” paparnya.

ia juga menambahkan bahwa dua dari empat pelaku bekerja sebagai operator baggage towing tractor di Bandara Kualanamu Medan. Kedua pelaku tersebut mengambil paket tersebut saat sedang membawa bagasi pesawat, sementara dua pelaku lainnya bertindak sebagai penadah.

“Pelaku DI (30) dan pelaku S (32) yang membobol kargo merupakan petugas BTT. Kedua pelaku mengambil paket berisi 4 telepon genggam dan membawanya keluar dari area bandara. Sedangkan pelaku BA (26) dan pelaku MR (22) sebagai penadah barang curian” tambahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta masih bekerjasama dengan Polres Deli Serdang untuk melakukan pencarian terhadap R (50) yang merupakan ayah dari MR. R merupakan petugas ACS Bandara Kualanamu Medan, yang diduga memiliki peran dalam pencurian kargo bersama DI dan S. R juga yang memerintahkan MR untuk menjual 3 buah telepon genggam hasil pembobolan kargo.

“Satu DPO yaitu R merupakan ayah MR. Pengakuan MR, ayahnya yang memberi perintah menjual handphone tersebut” tutupnya.

Saat ini ke empat pelaku dikenai Pasal 363 atau Pasal 480 dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara untuk pelaku pencurian dan 4 tahun penjara untuk penadah barang curian.