Tanggapan Jokowi Terkait Desa Siluman

Mediatribrata – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengangkat bicara terkait temuan tiga desa palsu yang menerima bantuan dana desa dari pemerintah pusat.

Desa Uepai, Desa Morehe, dan Desa Ulu Meraka bisa menerima dana desa padahal merupakan desa fiktif lantaran banyaknya desa yang ada di Tanah Air. Indonesia memiliki sekitar 4.800 desa yang diberikan bantuan Dana Desa dari pemerintah.

“Negara ini adalah memang negara yang besar 514 kabupaten/kota. Memang gede, 4.800 desa itu banyak manajemen mengelola desa sebanyak itu tidak mudah,” papar Jokowi.

Jokowi menilai, dengan adanya kasus desa siluman tersebut dikarenakan memiliki plang. Meski demikian, ia mengakui bahwa pengelolaan program Dana Desa tidaklah mudah.

“Kalau infotmasi itu benar ada desa ‘siluman’ itu mungkin desanya hanya pakai plang saja. Tapi desanya enggak tapi bisa saja terjadi karena sekali lagi dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote adalah sebuah pengelolaan yang tidak mudah,” jelasnya.

Kepala Negara menginstruksikan agar penegak hukum untuk memproses adanya dugaan desa palsu yang menerima dana desa tersebut. Jokowi juga meminta meminta aparat penegak hukum untuk menangkap para pelaku di balik kasus desa palsu yang sudah menerima dana desa sejak 2015 silam.

“Tapi tetap kita kejar agar yang namanya desa-desa yang diperkirakan itu fiktif, ketemu tangkap!” tegasnya.