Unit PPA Polrestabes Surabaya, Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

Surabaya – Unit PPA Polrestabes Surabaya, berashil mengungkap perkara kasus pencabulan di bawah umur, di Jembatan penyebrangan Tol Dukuh kupang (tol Surabaya-Porong).
Perkara Pencabulan terhadap anak dibawah umur, pelaku ini, menyuruh memperaktekan yang sudah dilakukan dengan pacarnya,” ujar Unit PPA Polrestabes Surabaya.
Pada tanggal 4 November pukul 23:00 wib. telah terjadi tindak pidana pencabulan dilakukan oleh tersangka inisial T, di jembatan penyeberangan Tol dukuh Kupang Surabaya.
Awal mulanya, korban ini, berpacaran di jembatan penyeberangan Tol dukuh Kupang,” tutur Unit PPA Polrestabes Surabaya.
Tak lama datang tersangka ini, mengaku sebagai bawahan Satpol PP yang ditugaskan menjaga jembatan tol tersebut.
Selanjutnya, tersangka menyuruh korban mempraktekkan atau mengulang kembali yang telah dilakukan dengan pacarnya.
“Dengan cara menyuruh korban membuka celana training korban dan tersangka memasukkan tangan ke dalam celana korban serta memegang kemaluan korban dengan jar..

Mediatribrata.com – Unit PPA Polrestabes Surabaya, berashil mengungkap perkara kasus pencabulan di bawah umur, di Jembatan penyebrangan Tol Dukuh kupang (tol Surabaya-Porong).

Perkara Pencabulan terhadap anak dibawah umur, pelaku ini, menyuruh memperaktekan yang sudah dilakukan dengan pacarnya,” ujar Unit PPA Polrestabes Surabaya.

Pada tanggal 4 November pukul 23:00 wib. telah terjadi tindak pidana pencabulan dilakukan oleh tersangka inisial T, di jembatan penyeberangan Tol dukuh Kupang Surabaya.

Awal mulanya, korban ini, berpacaran di jembatan penyeberangan Tol dukuh Kupang,” tutur Unit PPA Polrestabes Surabaya.

Tak lama datang tersangka ini, mengaku sebagai bawahan Satpol PP yang ditugaskan menjaga jembatan tol tersebut.

Selanjutnya, tersangka menyuruh korban mempraktekkan atau mengulang kembali yang telah dilakukan dengan pacarnya.

“Dengan cara menyuruh korban membuka celana training korban dan tersangka memasukkan tangan ke dalam celana korban serta memegang kemaluan korban dengan jari tangannya,” jelas Unit PPA Polrestabes Surabaya.

Dengan kejadian tersebut, Unit PPA Polrestabes Surabaya, mengumpulkan barang bukti berupa, Ver, Akte lahir, dan dilakuakan BAP saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan, riksa pelapor dan korban, melakukan penahan terhadap tersangka.

“Tersangka dengan cara melakukan hal tersebut, akan di sangkakan pasal 82 UU RI no. 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 ttg perubahan kedua UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ungkap Unit PPA Polrestabes Surabaya. (Humas).