Sanksi Menanti Polisi yang Rekam Polwan Mandi

Sanksi Menanti Polisi yang Rekam Polwan Mandi

Medan – Setelah menjalani hukuman disiplin fisik, dua oknum polisi kini menghadapi proses etik. Dua polisi di Medan ini melakukan penyimpangan yakni menggunakan narkoba dan merekam polwan mandi.

“Sanksi disiplin saja. Bisa turun pangkat, bisa dihukum, bisa tidak naik gaji, bisa demosi,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, MP Nainggolan, kepada wartawan, Rabu (8/1/2020).

Kedua polisi yang diberi sanksi ialah Iptu AY dan Bripka RA juga diproses di Propam Polda Sumut. Kombes Tatan menyebut keduanya bertugas di Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

“Satu anggota kasus narkoba, satu lagi merekam polwan saat mandi,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (7/1).

Hukuman disiplin dilakukan terhadap dua anggota dengan berlari keliling Mapolda Sumut, Jl Sisingamangaraja, Medan. Kedua polisi menggunakan seragam patsus, yakni helm, rompi, replika senpi laras panjang.

“Memakai baju khusus lari-lari, berteriak-teriak menyatakan supaya tidak meniru perbuatannya dan mengatakan bertobat. Keliling Mapolda supaya ada efek jera,” ujar Nainggolan.

Perekam video adalah oknum polisi dari Bidang Propam Polda Sumut. Sedangkan korban adalah polwan yang tinggal di asrama Sabhara Mapolda Sumut.

“Polwan sedang mandi ramai-ramai. Pelaku itu lewat, mendengar suara air dan dia mengintip,” sambung Nainggolan.