40 Polisi di Polda Metro Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2019

40 Polisi di Polda Metro Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2019

Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mencatat sedikitnya 40 orang anggota yang berdinas di lingkup Polda Metro Jaya dipecat secara tidak hormat.

Hal itu disampaikan saat jumpa pers akhir tahun 2019 Polda Metro Jaya pada Jumat (27/12/2019).

“Jumlah personel yang diberikan punishment berupa pemberhentian tidak dengan hormat,” ucap dia.

Gatot membandingkan jumlah pada tahun 2018 dengan tahun 2019. Dia menyebut, mengalami kenaikan sebesar 25 persen.

“Tahun 2018 ada 32 orang, sedangkan tahun 2019 ada 40 orang. Alami kenaikan 8 orang,” ucap dia.

Di samping itu Gatot membeberkan, secara keseluruhan ada 253 anggota yang berdinas di wilayah hukum Polda Metro Jaya mendapatkan sanksi karena diduga telah melanggar disiplin, kode etik dan tindak pidana.

Gatot menjelaskan, yang melanggar didominasi anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi dengan keseluruhan 185 anggota.

Lebih detail Gatot membeberkan dari 185 anggota. Sebanyak 56 di antaranya melanggar disiplin, kemudian 67 anggota pelanggar kode etik. Sisanya 62 anggota melakukan tindak pidana.

“Total Brigadir yang melakukan pelanggaran ada sebanyak 185 anggota. Ada yang melanggar kode etik, disiplin hingga melakukan tindak pidana selama 2019,” kata dia


Pangkat Perwira

Di sisi lain ada juga anggota Polri berpangkat Perwira Pertama (Pama) yang melanggar. Gatot menyebut jumlahnya 54 anggota.

Menurutnya, 32 anggota di antaranya melanggar kode etik profesi, sedangkan 15 anggota melanggar disiplin dan tujuh anggota sisanya melakukan tindak pidana.

Sementara itu, pelanggaran yang paling sedikit dilakukan oleh anggota Polri berpangkat Perwira Menengah (Pamen) sebanyak 14 anggota.

Dijelaskan Gatot, enam anggota di antaranya melanggar disiplin, lima anggota melanggar kode etik profesi dan tiga sisanya melakukan tindak pidana.

“Jadi total keseluruhan oknum anggota Polri yang melakukan tindak pidana ada 253 orang,” ucap dia.