Lutfi ‘Pembawa Bendera’ Ngaku Disetrum Polisi, Kompolnas Tunggu Bukti

Lutfi ‘Pembawa Bendera’ Ngaku Disetrum Polisi, Kompolnas Tunggu Bukti

Jakarta – Lutfi Alfiandi alias Dede mengaku dipukul dan disetrum agar mengakui perbuatannya melempar batu ke polisi. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyarankan pengakuan itu dibuktikan di pengadilan.

“Jika memang hal tersebut terjadi, bisa dibuktikan pada persidangan serta hakim meyakininya. Saya sangat berharap ada perintah pengadilan untuk penyidikan permasalahan tersebut. Kalau memang ada pemaksaan pengakuan, saya berharap pengacaranya bisa turut bantu terdakwa untuk buktikan dalil-dalilnya,” kata anggota Kompolnas, Andrea Pulungan, saat dihubungi, Selasa (21/1/2020) malam.

Andrea menyebut Kompolnas tak bisa turun tangan menindaklanjuti pengakuan itu. Meski begitu, Kompolnas akan menerima laporan jika didukung alat bukti.

“Kompolnas tidak punya kewenangan di pengadilan, jadi hanya bisa menunggu kecuali, jika ada bukti bukti sesuai alat bukti dalam KUHAP yang diajukan sebagai bagian dari keluhan masyarakat ke Kompolnas dan sebaiknya sebelum putusan pengadilan,” ujarnya.

Dia menyebut polisi bisa saja mengusut pengakuan Lutfi tersebut. Pengusutan itu juga harus dibekali putusan pengadilan atau bukti lain.