Kapolres Langkat Temu Ramah Dengan Wartawan

(Medan) – Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga melakukan temu ramah dan shilaturahmi dengan sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (21/4/20). Acara itu diwarnai dengan canda tawa saat membahas sejumlah permasalahan yang ada saat ini.

Banyak yang dibahas dalam pertemuan tersebut, dari permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba hingga dampak pandemi virus corona atau Covid-19 yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Pertemuan itu wujud dari kedekatan Edi Suranta dengan para wartawan.

“Ini hanya pertemuan biasa saja, tapi tetaplah harus bermanfaat bagi kita semua. Yang jelas 80 persen dari kasus yang terjadi di Langkat saat ini adalah kasus narkoba,” kata Kapolres.

Terkait dengan penyebaran virus corona, AKBP Edi Suranta mengajak para wartawan untuk saling mengingatkan dan bekerja sama mencegah penyebaran virus corona. “Marilah kita saling mengingatkan dan bekerja sama agar virus corona tidak menyebar sampai ke Langkat ini,” ajak AKBP Edi S Sinulingga.

Sedangkan untuk bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19, Edi menegaskan, pihaknya terus berupaya agar bisa membantu meringankan beban mereka. Paling tidak bisa menunjukkan kedekatan dan kepedulian Polisi dengan masyarakat.

“Masih banyak Polisi yang baik. Jadi, walaupun banyak Polisi yang bandel dan bermasalah, banyak juga Polisi yang baik,” ujarnya lagi sambil tersenyum dan melirik Ketua PWI Langkat Hery Putra Ginting.

Lebih lanjut, Edi yang lahir dan besar di Binjai itu menegaskan sudah mengucurkan dana bantuan untuk para wartawan melalui Ketua PWI Langkat. “Bantuan untuk para wartawan sudah saya titipkan sama Ketua PWI. Belum diminta sudah dikucurkan. Itulah tanda kedekatan dan kepedulian kami dengan para wartawan,” ujarnya lagi sambil tertawa lebar.

Dalam kesempatan itu, Edi juga membagikan 100 masker kepada para wartawan. Harapannya, masker itu bisa terus dipakai selama masa waspada Covid-19.

Lebih lanjut perbincangan yang diselingi dengan canda dan tawa itu mengarah kepada masalah bantuan sosial (Bansos). Terkait dengan hal itu, Edi menegaskan dana bansos rentan diselewengkan.

Karena itu, dia pun minta bantuan pers dan masyarakat agar ikut memantaunya. Ia juga berharap, pemerintah desa di Langkat ikut peduli dengan menyisihkan dana desa untuk membantu penanganan wabah Covid-19.

“Itu harus dipantau, biar jelas benarkah ada dana yang dikucurkan, berapa yang dikucurkan dan untuk apa saja dana itu disalurkan. Artinya, jangan sampai ngakunya ada yang dikucurkan, tapi entah kemana dikucurkan,” ujarnya.

“Karena itu, kita jangan tinggal diam, tapi ikutlah peduli dengan ikut mengawasi kemana saja dana bansos dan dana desa itu disalurkan.  Paling tidak, mari kita awasi penyalurannya di desa kita masing-masing,” ajak Kapolres. [Ar] (sumber : tribratanews.sumut.polri.go.id)

Jangan lewatkan..