4 Ciri Pelecehan Seksual Di Social Media Dan Cara Mengatasinya

Pelecehan seksual di media sosial tampaknya bukan rahasia lagi. Pasalnya, permasalahan ini kerap kali terjadi dan banyak ditemui pada berbagai jenis aplikasi media sosial.

Walau tidak secara langsung, pelecehan di media sosial tetap saja memiliki dampak buruk yang mengakibatkan seseorang dapat mengalami trauma, serta mengganggu kesehatan mental.

Pelecehan seksual memang tak memandang gender, namun kaum perempuanlah yang paling sering menjadi korbannya. That’s why, kita nggak boleh menyepelekan permasalahan yang satu ini. So, sebelum mencari cara untuk bertindak, sebaiknya kita ketahui dulu ciri-ciri dari pelecehan seksual lewat media sosial.

Menulis Komentar yang Tak Senonoh
Ciri yang satu ini pastinya sudah nggak asing. Melontarkan kalimat-kalimat yang bersifat menggoda pada posting-an seseorang adalah hal yang paling sering dilakukan oleh banyak orang.

Beberapa jenis komentar yang termasuk ke pelecehan seksual, yaitu mulai dari berkomentar tentang area tubuh tertentu, pakaian yang dikenakan korban/ target, serta komentar “spam” lainnya yang berbau porno. Biasanya, nggak cuma orang asing saja yang dapat melakukan hal ini. Orang terdekat juga bisa, lho.

Berkat teknologi yang semakin canggih, jenis-jenis komentar di media sosial yang bersifat tak senonoh bisa dengan mudah dilaporkan langsung melalui pilihan “report”, atau kamu bisa langsung memblokir si pengguna.

Mengirim Pesan yang Tidak Pantas
Nggak puas hanya melontarkan kata-kata melalui kolom komentar di media sosial, biasanya para tersangka dapat lebih berani melangkah dengan mengirimkan pesan yang tidak sopan dan tentunya mengarah ke pornografi.

Seperti mengajak korban untuk melakukan phone sex atau meminta korban agar mengirim foto bagian tubuh yang privat. Hal ini nggak hanya dapat menimbulkan rasa takut, tetapi juga dapat menghancurkan kepercayaan diri seseorang karena merasa direndahkan.

Untuk itu, sebaiknya kamu nggak perlu merespon pesan tersebut, report pesan atau profil pengguna, dan ceritakanlah pada orang yang kamu percaya untuk menyemangatimu kembali.

Menunjukkan Gambar/ Video Porno
Selain melalui kata-kata, salah satu ciri pelecehan seksual di media sosial bisa berupa gambar atau video porno. Biasanya korban akan dikirim foto atau video porno melalui message secara personal.

Entah itu untuk kesenangan pribadi atau hanya candaan. Ketahuilah, sekalipun foto atau video tersebut hanya sebuah lelucon atau meme, tapi jika sudah mengarah ke pornografi, tetap saja disebut sebagai pelecehan seksual, lho.

Jadi, jika kamu mengalaminya, kamu bisa langsung report akun si pengirim atau jika orang tersebut merupakan teman terdekat, mungkin kamu bisa bertindak lebih tegas dan memberikan nasihat.

Menyebar Data Pribadi
Ciri pelecehan seksual yang satu ini memang jarang diketahui banyak orang, tetapi menyebarkan data pribadi justru jauh lebih berbahaya dibandingkan ciri-ciri pelecehan seksual lainnya.

Nggak melulu orang terdekat, menyebar data pribadi seseorang juga kerap dilakukan oleh orang yang tak dikenal, lho. Entah bagaimana caranya, tersangka biasanya dapat mengakses akun pribadi seseorang dan digunakan untuk banyak hal.

Misalnya, menyebar luaskan foto atau video yang bersifat privacy, membuat akun profil porno dengan menggunakan data seseorang, dan masih banyak hal lainnya yang dapat menimbulkan rasa malu dan trauma pada korban.

Tentu saja untuk ciri yang satu ini kamu nggak boleh tinggal diam, girls. Berstatus korban maupun teman korban, kamu bisa langsung melaporkan pada Kominfo (Kementrian Komunikasi dan Informatika). (sumber : www.gadis.co.id)

Jangan lewatkan..