4 Dokter dan 1 Perawat di Aceh Positif Corona

Kasus terbaru positif virus corona di Aceh per Selasa (28/7) bertambah 13 orang, mereka yang terpapar virus mulai dari dokter, perawat, hingga warga.

Mereka diketahui terpapar virus berdasarkan hasil Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh.
Ketua Gugus COVID-19 Unsyiah, Safrizal Rahman, mengatakan, mereka diketahui positif virus corona dari hasil swab yang keluar pada Senin (28/7) malam, dan saat ini telah menjalani isolasi dan perawatan lebih lanjut.
“Benar ada penambahan pasien positif, 4 dokter, 1 perawat, dan lainnya masyarakat biasa warga Aceh Besar, dan Banda Aceh,” kata Safrizal yang juga ketua IDI Aceh, saat dikonfirmasi.
Safrizal menyebutkan, khususnya tenaga medis dan para medis mereka diketahui tidak memiliki gejala. Saat ini telah menjalani isolasi di asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).
“Karena mereka tidak bergejala, mereka diisolasi di BPSDM,” ujarnya.

Diketahui gedung tersebut memang diperuntukkan bagi petugas kebersihan, keamanan, perawat, hingga dokter yang menangani virus corona.
Sementara itu, Koordinator Pelayanan Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSUDZA, Novina Rahmawati, mengatakan penambahan pasien terbaru lima orang itu merupakan hasil tracking kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
“Kelimanya terdiri dari, 3 dokter program pendidikan dokter spesialis (PPDS) berinisial FAK (30), Zul (34), dan MI (37). Kemudian seorang dokter umum di IGD berinisial KR (32), dan seorang perawat MN (28),” sebutnya.
Dikatakan Novina, mereka yang dinyatakan terpapar virus tersebut kini telah menjalani isolasi mandiri disupervisi oleh tim medis dan surveilans.
“Hari ini kita juga melanjutkan tracking dan test terhadap orang yang kontak erat dengan mereka. Bagi yang sudah memeriksa diri dan menunggu hasil PCR, melakukan isolasi diri sementara sampai keluar hasil Lab,” ungkapnya.
***(sumber : kumparan.com)

Jangan lewatkan..