Tingkatkan Literasi dan Inklusi, OJK Kembangkan Pemberdayaan BUMdes  

mediasumutku.com|MEDAN- Sejalan dengan harapan Pemerintah Pusat agar OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di daerah bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat dapat bersinergi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbagut mengembangkan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“OJK bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menandatangani Nota Kesepahaman pada tanggal 20 Juli 2020 yang lalu tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Serta Kesejahteraan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi, dimana salah satu ruang lingkup Nota Kesepahaman tersebut yakni Pengembangan dan Pemberdayaan BUMDes dan BUMDES Bersama,” kata Advisor Strategic Committee OJK, Ahmad Buchori, Senin (26/10/2020).

Beberapa inisiatif yang dapat direalisasikan dari Nota Kesepahaman tersebut kepada BUMDes/BUMDes Bersama di Sumatera Utara yaitu pendirian BUM-Desa Center, sinergi pengembangan unit usaha, mendorong BUMDes/BUMDes Bersama membentuk Lembaga Keuangan Mikro (LKM), transformasi menjadi Lembaga Keuangan Desa (LKD), dan pemasaran berbasis digital dengan bergabung ke dalam marketplace bwmbumdes.com dan pro.umkmmu.id.

“Peran OJK dalam meningkatkan literasi dan Inklusi keuangan melalui BUMDes/BUMDes Bersama dilakukan dengan penguatan 3 pilar yaitu Pertama, Kelembagaan dan Bisnis, dengan mendorong pembentukan dan pengembangan bisnis BUMDes/BUMDes Bersama,” katanya.

Kedua, akses keuangan, peningkatan akses keuangan melalui pembiayaan/kredit bank dan Agen Laku Pandai bank.

“Ketiga, Digitalisasi, dengan penyediaan marketplace untuk peningkatan aktivitas pemasaran usaha BUMDes/BUMDes Bersama,” pungkasnya. (MS11/foto:ilustrasi/int)