Hingga 2020, 1.640 Pedagang Ikuti Pasar Rakyat

mediasumutku.com| MEDAN- Hingga 2020, program pasar rakyat telah diikuti 1.640 pedagang dari 29 pasar rakyat dan ditargetkan dapat diikuti 4.200 pedagang pada 2021.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, bahwa Kementerian Perdagangan akan terus melakukan penguatan pasar rakyat, baik fisik maupun nonfisik.

Salah satu upaya nonfisik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di pasar rakyat, terutama pedagang melalui program Sekolah Pasar.

Direktorat Jenderal Kemandag, Syailendra menyampaikan, pelaksanaan sekolah pasar di Pasar Rakyat Badung, Bali merupakan penutup dari rangkaian pelaksanaan Sekolah Pasar 2020.

“Kami memahami dengan jumlah pedagang di Pasar Badung yang mencapai 826 tidak semuanya dapat mengikuti program ini. Diharapkan pedagang yang telah mengikuti sekolah pasar dapat menyebarluaskan dan mengaplikasikan informasi yang diperoleh kepada pedagang lainnya,” terang Syailendra, Kamis (26/11/2020).

Dikatakan Syailendra, selain program Sekolah Pasar yang menyasar pedagang, Kemendag juga memberikan pelatihan kepada pengelola pasar. Pelatihan diberikan dengan tujuan agar pasar-pasar yang telah dibangun dapat dikelola dengan baik serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang.

“Pada pelatihan ini, pengelola mendapat pelatihan untuk melakukan berbagai kegiatan di pasar sehingga dapat mendatangkan pengunjung. Diharapkan, melalui pelatihan ini dapat meningkatkan omzet pasar serta kesejahteraan pedagang. Pada 2021, pelatihan ini ditargetkan dapat diikuti 210 orang pengelola pasar,”
jelas Syailendra.

Syailendra menambahkan, Kemendag juga mendorong semua kabupaten/kota untuk menerapkan Digitalisasi Pasar yang bekerja sama dengan Pelaku Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE).(MS11)