Ilyas : Pengenalan Material Bangunan Perlu Bagi Pengelola Sekolah

mediasumutku.com | BATU BARA – Bupati Batu Bara menyambut baik dilaksanakannya Workshop Building Material Seri Gedung Sekolah Tahap dua (Chapter 2), karena akan terjadi penambahan pengetahuan terkait material bangunan khsusunya bagi kepala sekolah di Batu Bara. Dimana saat ini pengelolaan sekolah baik fisik maupun non fisik sudah lebih banyak dikerjakan secara swakelola.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara, Ir. Zahir M. AP., dihadapan peserta Wokshop sekaligus membuka Workshop Material Building Seri Sekolah tahap dua bertempat di Pendopo Bupati Batu Bara Tanjung Gading, Kamis, (26/11/20).

Menurut Bupati Batu Bara Zahir, pembangunan kapasitas yang berkaitan dengan material bangunan, Kepala Sekolah selaku manager pada satuan Pendidikan yang dipimpinnya sangat perlu dan dituntut untuk mengetahuinya agar sekolah yang dipimpinnya dapat memberikan hasil pekerjaan fisik yang berkualitas dan bermutu.

“Pemahaman kepala sekolah terhadap material bahan bangunan belum dikelola dengan baik, sehingga pada hari ini saya menyambut baik kegiatan ini tentunya atas kerja sama Dinas Pendidikan dengan Mitra Arsitektur Sumatera Utara dan Sponsor sehingga kegiatan ini terselenggara,” katanya.

Bupati juga berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan, dan pemerintah Batu Bara akan mendukung sepanjang untuk membangun SDM Batu Bara. Oleh karenanya saya menghimbau kepada semua kita mari ikuti kegiatan ini dengan baik sehingga bermanfaat bagi diri sendiri dan sekolah yang Saudara pimpin.

Zahir yang juga politisi PDI Perjuangan ini mengakui bahwa pemahaman kepala sekolah terhadap material bangunan belum dikelola dengan baik, sehingga pada hari ini saya menyambut baik kegiatan ini tentunya atas kerja sama Dinas Pendidikan dengan Mitra Arsitektur Sumatera Utara yaitu sponsor yang berkenan bersama membantu dan berbagi pengetahuan terkain bahan bangunan.

Pengenalan produk bahan bangunan kepada pengelola sekolah baik SD maupun SMP, jangan dianggap sebagai ajang jual beli sebuah produk.

“Jadikan kesempatan ini sebagai wadah menambah pengetahuan khususnya terhadap pemanfaatan bahan bangunan sekaligus sebagai bandingan dari beberapa produk yang sebelumnya sudah kita ketahui,” papar Zahir.

Sementara Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyaa Sitorus menyampaikan bahwa beberapa tahun belakangan ini proses pekerjaan fisik non fisik pengelolaannya sepenuhnya ada sekolah. Oleh karenanya Wokshop ini merupakan salah satu sumber belajar dalam pemilihan bahan bangunan yang akan dipergunakan.

“Dalam pekerjaan rehab maupun bangun baru atau yang berkaitan dengan konstruksi bangunan, material bangunan hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam penggunaannya. Pemilihan bahan bangunan yang digunakan juga dapat menentuan efisiensi biaya konstruksi, ketahanan bangunan dan lain sebagainya,” tandas Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus.

Ketua Mitra Arsiteltur Sumatera Utara yang juga Ketua Salinker Sumatera Utara, Syahlan Jukri Nasution mengatakan kegiatan ini hanya untuk membantu pengelola sekolah dalam pemenuhan kebutuhan bahan bangunan yang sesuai dan mempunyai kualitas yang baik. Disamping itu juga kami berupaya memberikan pengetahuan praktis tentang pemilihan dan alternatif dalam pemenuhan bahan bangunan.

Masing-masing Mitra Arsitek meyampaikan paparan terkait produk handalannya, dimulai dari Produck Amirican Standart, Onduline, Conwood, Daikin dan Dekson.

American Standard, Asti Lestari Sales Executive Spv LIXIL Water Technology Indonesia memperkenalkan produk material bangunan Sanitary seperti, Closet, Wastafel, Urinal, Bathtub, Kran air panas & dingin serta Aksesories lainnya.

Sedangkan Conwood, Henny Herdiyani Retail Account Coordinator PT. Conwood Indonesia, memperkenalkan Produk Material bahan bangunan pengganti Kayu seperti kebutuhan Plafon, Risplank/Talang air, Aplikasi dinding decorative, Aplikasi Lantai, Produk Funiture Conwood (seperti Kursi & Pot Bunga) dan Produk Pagar Conwood demikian juga halnya dengan Onduline, Jafaruddin Specifier Sumatera PT. Onduline Indonesia mendemontrasikan beberapa hasil produck perusahaannya seperti atap bitumen genteng dan
bergelombang, Waterproofing Bakar dan Coating, Atap Solar Panel dan Atap Ondugreen serta Atap UPVC.

Dan tak kalah pentingnya juga Dekkson, Joko Saputro, Sales Project PT. Fajar Lestari Sejati, memaparkan antara lain Accesories Pintu & Jendela (Kayu, Besi, Aluminium dan UPVC serta Produck Daikin yang disajikan oleh Hanafi & Andrew, Project Sales PT. Daikin Air Conditioning Indonesia Unit AC untuk Aplikasi Sekolah yaitu sistem VRV (dengan sistem unit AC Central dimana bisa dikoneksikan sampai 64 unit AC dan dilengkapi dengan sistem kontrol terpusat) disamping itu juga Daikin memperkenalkan Sistem Multi Split yaitu 2 sampai 3 unit AC Wall Mounted dikoneksikan ke satu Outdoor Unit serta Sistem Split Cassette dimana kapasitas.