Muhammadiyah Asahan Salurkan Satu Truk Logistik Bantuan Pasca Banjir di Sei Kepayang

mediasumutku.com | ASAHAN – Banjir di berbagai daerah di wilayah Kabupaten Asahan telah mulai surut, berbarengan dengan intensitas hujan tidak lagi tinggi dan dibukanya tanggul penahan air sungai yang ditenggarai menjadi musabab terjadinya musibah terutama bagi tiga desa di Kecamatan Sei Kepayang. Meski demikian, aktifitas masyarakat belum berjalan dengan normal.

Merespon dampak bencana yang begitu luas, Muhammadiyah Asahan bersama organisasi otonomnya, bersinergi dalam gerakan sosial bertajuk OMOR (One Muhammadiyah One Respon) menghimpun potensi dana dalam bentung uang maupun barang yang bisa digerakkan untuk membantu masyarakat korban banjir.

Kurang lebih selama satu pekan, lembaga yang terdiri dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhamamdiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Nasyiyatul Aisyiyah, serta berbagai majelis pendidikan dan sekolah tinggi dibawah naungan Majelis Pendidikan Muhammadiyah Asahan berpartisipasi aktif menggalang bantuan, seperti MA, SMA, SMK, STIE, dan STIH.

Hasilnya, berbagai bantuan berhasil digalang, truk bantuan kemanusiaan yang dipesiapkan dan diberangkatkan menuju lokasi penuh muatan logistik makanan maupun pakaian layak pakai berhasil dikumpul untuk disumbangkan.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Asahan, Fachri Mizan Harsono di tengah kegiatan pemberian bantuan, Rabu (23/12/2020) menyebutkan, bantuan ini disalurkan kepada warga pasca banjir yang masih membutuhkan bantuan, sebab aktifitas perekonomian mereka belum sepenuhnya berjalan normal. Bantuan diserahkan di dua desa yakni desa Pertahanan dan Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang.

“Sebagaimana kita ketahui, pasca banjir mereka masih membersihkan rumah. Sementara itu banyak juga masyarakat yang gagal panen karena sawah mereka terendam banjir. Kita juga memfasilitasi penyediaan tong air bersih berkapasitas 4 ribu liter sebanyak dua buah yang mana penyedia air bekerjasama dengan PDAM Tirta Silau Piasa Asahan,” kata Fachri.

Disebutkan Fachri, pasca banjir memang masyarakat disana sangat kesulitan mendapatkan penyediaan air bersih untuk dikonsumsi. Sebab rata –rata sumur mereka sudah bercampur denga air banjir dan kondisinya itu sangat kotor.

“Kami mendapatkan informasi sulitnya mendapatkan air bersih pasca banjir disini. Olehkarena itu, sementara dilakukan penyediaan dua buah tong air masing masing berkapasitas 4 ribu liter ini yang airnya disuplai oleh PDAM sehingga masyarakat tidak bingung mendapatkan air bersih,” ucapnya.

Sementara itu, Iswan Kepala Desa Pertahanan secara simbolis menerima bantuan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Muhammadiyah Asahan atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Diakuinya memang saat ini aktifitas perekonomian warganya belum pulih, sementara itu kehadiran bantuan tersebut dirasa cukup memberikan bantuan untuk penghibur warganya. (MS10)