Huawei Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Digital di Semua Sektor

mediasumutku.com| MEDAN- Optimalisasi pendayagunaan teknologi digital terdepan diyakini akan mampu menjadi mesin penggerak yang efektif untuk mempercepat pemulihan ekonomi global, termasuk Indonesia, akibat pandemi Covid-19.

Demikian penyampaian pakar teknologi dari Huawei dan pengamat industri dalam diskusi awal tahun yang membahas pentingnya digitalisasi sebagai solusi berbagai sektor untuk mampu melewati badai krisis global, beradaptasi dengan berbagai dinamika baru dan pulih serta tumbuh kembali perekonomiannya.

Ken Qi, Vice President Public Affairs and Communications Huawei Indonesia mengatakan, krisis global akibat pandemi telah memperkuat upaya dan keseriusan Huawei dalam mengembangkan teknologi-teknologi mutakhirnya serta mengontribusikannya sebagai solusi untuk mempercepat pemulihan kondisi berbagai sektor di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, yang terhambat dan melesu akibat pandemi.

“Sebagai penyedia solusi teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) terdepan di dunia, kami menyambut dengan penuh semangat terbangunnya sinergi multiple-helix dengan pemerintah, dunia akademik, pelaku industri dan komunitas untuk bersama-sama meningkatkan inklusi teknologi digital terdepan. Misalnya, kecerdasan artifisial (AI), machine learning, big data analytics, dan cloud melalui alih pengetahuan dan teknologi melalui program-program kolaboratif kami,” katanya, Jum’at(15/1/2021).

Pandemi telah menunjukkan akan efektivitas teknologi digital sebagai solusi, namun sinergi dan gotong-royong digital tetap diperlukan untuk meningkatkan adopsinya.

“Selama pandemi, Huawei telah berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai sektor dan industri dalam menghadirkan solusi untuk menjawab tantangan-tantangan baru dan krusial yang muncul,” sebutnya.

Heru Sutadi, Executive Director Indonesia ICT Institute mengungkapkan, kebutuhan Indonesia terhadap solusi yang mampu mempercepat terselenggaranya transformasi digital secara efisien di semua sektor sangat krusial. Keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada tersedianya konektivitas broadband dengan kualitas merata yang mampu menjangkau wilayah-wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Indonesia.

“Belajar dari pandemi, kecepatan internet Indonesia perlu ditingkatkan hingga 100 Mbps dan perlu juga ada revisi atau aturan baru mengenai perencanaan pita lebar Indonesia yang selesai 2019 menjadi 2024,” ujarnya.

Mohamad Rosidi, Director of Strategy & Business Huawei Indonesia mengonfirmasi, teknologi-teknologi berbasis cloud, AI, machine learning dan big data analytics akan terus dikembangkan dan dihadirkan sebagai solusi untuk berbagai sektor dan industri di Indonesia.

“Selain terus meningkatkan kolaborasi multiple-helix, Huawei Indonesia akan tetap fokus di penyediaan solusi berupa perangkat-perangkat cerdas, teknologi konektivitas, komputasi, serta cloud untuk menjawab kebutuhan dan tantangan tiga kelompok pelanggan yaitu pelanggan produk-produk consumers, pelanggan dari kalangan operator telekomunikasi, dan pelanggan dari kalangan enterprise, pemerintahan, serta industri,” ujar Rosidi.(MS11)