SMA Santo Thomas 1 Medan Kedepankan Protokol Kesehatan Dalam Penerimaan Siswa Baru TA 2021/2022

mediasumutku.com | MEDAN-Sekolah Menengah Atas (SMS) Swasta Santo Thomas 1 Medan yang bernaung dibawah Yayasan Perguruan Katolik Don Bosko KAM di Jalan S Parman Medan terus berbenah sesuai dengan perkembangan jaman. Sekolah ini juga terbuka untuk perubahan-berubahan sesuai dengan tuntutan jaman apalagi dalam dunia pendidikan.

Seperti disampaikan Kepala Sekolah SMA Swasta Santo Thomas 1 Medan, Drs. Cawir Tarigan, di masa pandemi Covid-19 ini, ada banyak hal yang akhirnya berubah dan harus disesuaikan serta mengikuti aturan yang diterapkan pemerintah, terutama memasuki tahun ajaran baru dan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

“Untuk pelaksanaan program pembelajaran tatap muka, kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya dalam mendukung program pemerintah menerapkan protokol kesehatan. Fasilitas pendukungnya seperti penyediaan tempat untuk mencuci tangan, sabun cuci tangan, pengering, thermo gun dan pelaksanaan kegiatan sanitasi yang konsisten sudah kita persiapkan dan laksanakan agar sekolah juga ikut berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini,” kata Drs. Cawir Tarigan, Jumat, (29/1/2021).

Kepala Sekola SMA Santo Thomas 1 Medan Drs. Cawir Tarigan

Sekolah Santo Thomas 1 Medan yang berdiri pada 16 Oktober 1955 ini, kata Cawir Tarigan sudah banyak menghasilkan lulusan dan diterima di perguruan tinggi negeri di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kita selalu mengutamakan dan menekankan bahwa pendidikan karakter bisa membawa peserta didik menjadi generasi yang kreatif dan optimis untuk bersaing, dan akan menjadi pemenang untuk masa depan yang akan datang,” kata Cawir Tarigan.

Mantan Kepala Sekola Santo Yoseph Pemuda ini menyampaikan, memasuki tahun ajaran baru dan kenormalan baru di masa pandemi Covid-19 ini, Santo Thomas 1 Medan terus berbenah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendukung program pembelajaran.

“Kita juga tetap konsisten dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan agar jangan sampai ada peserta didik yang terpapar virus ini pada saat belajar tatap muka diberlakukan,” tandasnya.

Untuk pembelajaran tatap muka, kata Cawir Tarigan secara pastinya kita bisa menjalankan program tersebut apabila surat edaran dari pemerintah provinsi Sumatera Utara (Gubernur) sudah mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Oleh karena itu sampai hari ini kita masih tetap menjalankan pola pembelajaran secara daring atau online. Walaupun pola pembelajaran ini masih memiliki kekurangan dan kelemahan terutama dalam materi yang ada praktiknya,” paparnya.

Pembelajaran daring atau online, lanjut Cawir Tarigan, Santo Thomas 1 Medan mempersiapkan materi ajar sedemikian rupa agar pembelajaran tetap diminati oleh siswa. Oleh karena itu, untuk materi pembelajaran yang disampaikan kepada siswa, setiap guru harus memiliki kreativitas dalam mengemas materinya.

“Memasuki tahun ajaran baru 2021/2022, SMA Santo Thomas 1 Medan membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Pendaftaran gelombang I akan dimulai 1 Februari sampai dengan 13 Maret 2021, tes tertulisnya 15-20 Maret 2021, tes wawancara 22 sampai 27 Maret 2021 dan pengumuman kelulusan 6 April 2021,” katanya.

Kemudian, lanjut Cawir Tarigan pendaftaran gelombang II dilaksanakan 15 Maret sampai dengan 10 April 2021, tes tertulis 12 – 17 April 2021, test wawancara 19-22 April 2021 dan pengumumannya 24 April 2021.

Pendaftaran jalur prestasi akan dimulai 8 – 13 Februari 2021, pendaftaran ini diperuntukkan bagi siswa peraih medali dalam olimpiade (Juara 1-4 tingkat kabupaten/kota, juara 1-8 tingkat provinsi dan juara 1-12 tingkat nasional).

“Untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan, Santo Thomas 1 Medan juga menerima pendaftaran secara online di https://classro.smasantothomas1.sch.id/ppdb-2021,” paparnya.

Cawir Tarigan menambahkan, dalam situasu dan kondisi seperti sekarang ini, kita dituntut untuk mendisiplinkan diri kita sendiri agar tidak terpapar virus Covid-19. Keadaan new normal saat ini mengharuskan kita tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Jika tidak terlalu penting, usahakan berdiam diri di rumah saja.

“Ada banyak hal yang bisa dikerjakan saat berada di rumah. Pola belajar online atau daring jika tetap dilakukan dengan perencanaan yang matang akan dapat terus mendorong siswa untuk lebih kreatif dan mandiri meraih masa depan,” tegasnya.