Perluas Jangkauan Pasar, Nawal Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

mediasumutku.com | MEDAN – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis membuka kegiatan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka mendukung program desa binaan TP PKK Provinsi Sumut di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Medan, Jumat (9/4). Nawal mengharapkan agar pelaku UMKM memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produknya.

Dengan begitu, produk UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Tidak hanya lokal, pasar mancanegara pun dapat diraih. “Dengan teknologi digital yang ada saat ini, orang dari negara lain bisa melihat produk kita, apalagi produk kita itu unik memanfaatkan potensi daerah yang kemungkinan tidak akan bisa ditemui di tempat lain,” kata Nawal.

Nawal juga memotivasi peserta UMKM yang didominasi kaum ibu. Menurutnya, meski mikro, UMKM sangat mempengaruhi roda perekonomian Indonesia, bahkan UMKM juga mampu menyerap tenaga kerja yang sangat banyak.

“Roda perekonomian keluarga akan memberikan dampak bagi pembangunan, hal ini memberikan gambaran bahwa pentingnya pelaku ekonomi berbasis keluarga,” kata Nawal.

Disampaikan juga, TP PKK Sumut sangat mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Salah satunya dengan kegiatan pemberdayaan UMKM.

“Ketahanan ekonomi keluarga merupakan salah satu bidang prioritas di PKK, melalui berbagai kegiatan yang dilakukan, menunjukan bukti keseriusan PKK dalam membangun sistem ekonomi keluarga yang efektif,” ujar Nawal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Suherman menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan membentuk individu dan kelompok UMKM jadi mandiri. Serta membentuk kesadaran berpikir, bertindak untuk meningkatkan taraf hidup terutama di dalam pandemic Covid-19.

“Keikutsertaan UMKM ini untuk mendukung program desa binaan TP PKK, sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk UMKM, dan memanfaatkan potensi lokal,” kata Nawal.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan materi ilmu pemasaran produk, desain produk hingga pemasaran berbasis digital.