Warung Medan Peduli Borong 500 Bungkus Nasi dan Mie Buatan Warga Kampung Sejahtera

mediasumutku.com | MEDAN – Warung Medan Peduli merupakan komunitas peduli sosial yang kini gencar menebar kebaikan di tengah masyarakat.

Kali ini, Warung Peduli Medan memborong 500 bungkus nasi dan mie serta jajanan yang dijual pedagang di Kampung Sejahtera, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

“Makanan yang kami beli kami bagikan kembali ke masyarakat di sekitar Kampung Sejahtera,” kata Andrew Sianturi, Leader Warung Medan Peduli, Minggu (8/8/2021).

Andrew mengatakan, respon warga sangat baik. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Para pedagang banyak yang merasa senang dan terbantu dengan adanya tim Warung Medan Peduli yang datang ke Kampung Sejahtera ini,” ujarnya.

Bukan cuma bagi-bagi makanan saja, Warung Peduli Medan juga mengumpulkan donasi yang saat ini sudah menyentuh angka Rp 1 milir lebih

“Saat ini donasi sudah close, kita sudah tutup dari tanggal 26 Juli lalu dan saat ini kita fokus untuk menggunakan anggaran dana yang dikumpulkan dari sekitar 1300-an orang yang menyumbang di Warung Medan Peduli,” katanya.

Ia pun berharap ke depannya akan ada orang-orang baik lagi yang mau melakukan kegiatan berbagi seperti Warung Medan Peduli.

Said pedagang yang ada di Kampung Sejahtera mengatakan, dirinya senang karena serasa mendapatkan rezeki mendadak. Ia pun berharap kegiatan seperti tidak hanya sekali dilakukan.

“Senang sekali ada rezeki mendadak. Tadi yang diborong itu ada 35 nasi bungkus dan 15 bungkus martabak. Kalau bisa lebih baik lagi dari ini, setiap hari pun kami mau. Alhamdulillah dagangan saya diborong, karena selama pandemi terutama PPKM sedikit sekali yang beli,” katanya.

Aksi yang dilakukan oleh relawan Warung Medan Peduli ini sangat diapresiasi oleh Ketua P3KS, Aminurasid, karena menurutnya aksi ini sangat membantu para pedagang kecil.

“Kami sangat apresiasi dengan kegiatan sosial yang dilakukan relawan Warung Medan Peduli, karena sangat membantu para pedagang yang ada di kampung Sejahtera, karena di masa pandemi ini, banyak pedagang yang berjualan sepi dari pembeli” tandas Rasid.